Kamis, 15 September 2011

SERUAN ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQOH


Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ba’da salam dan bahagia, teriring Karunia Rahmat Allah SWT, Alhamdulillah proses belajar dan mengajar di Pondok Persantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen tahun 2011 berjalan lancar dan tertib. Pondok Persantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, menerima dan menyalurkan zakat mal / infaq fii sabilillah ummat islam untuk pembangunan sarana fisik. Dalam rangka peningkatan kualitas layanan proses pendidikan di Pondok Pesantren.

Guna melengkapi seruan diatas, kami sampaikan program pengembangan sarana fisik dengan rincian pendanaannya secara global / garis besar sebagai berikut :

1. Pembangunan kamar tidur Asrama Putri Rp. 100.000.000

2. Pembangunan kamar mandi dan tempat wudhu Rp. 75.000.000

3. Perluasan Rp. 75.000.000

Jumlah Rp. 250.000.000

(Dua ratus lima puluh juta rupiah)

Oleh karena itu kami mengetuk hati ummat Islam, kiranya dapat menyalurkan zakat mal, infaq dan shodaqoh fii sabilillah kepada Pondok Persantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, selanjutnya akan kami kelola amanat tersebut sehingga menjadi amal jariyah anda.


Apabila anda berkenan pada kebaikan amal tersebut :

1. Dapat mengantar langsung ke Ponpes Darul Ihsan Muh. Sragen

dengan alamat : Pringan Rt.01 Rw.I, Karangtengah, Sragen

2. Dapat menghubungi nomor : 085327968888 (Drs.H Sururi) /0271 891 779

3. Dapat dikirim lewat Rek Kepada

a. BRI Unit Salak Sragen no Rekening : 6890-01-016634-53-7

a/n Drs. H Sururi

b. BPD Jateng no Rekening : 2-010-11745-3

a/n Drs. H Sururi


Jaazakumullaaha khoiron katsiiron

Wassalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Direktur Pondok


Drs. KH Sururi






Rabu, 22 Juni 2011

Saatnya Jatuh Cinta

Saatnya Jatuh Cinta

Senin, 30 Mei 2011

APAKAH Anda masih bernasib seperti Siti Nurbaya atau menikah tanpa diawali dengan cinta atau malah kehilangan cinta “di tengah jalan”, inilah saatnya Anda kembali jatuh cinta pada pasangan Anda!

Kata orang cinta itu bisa datang kapan saja dan menguap kapan saja. Namun demikian, dalam pernikahan tentu “kata orang” ini sudah tak dapat dijadikan rujukan lagi. Kita bukan lagi ABG yang sedang mengalami cinta sesaat dan cinta pun bukan “Jelangkung” yang datang tak dijemput pulang tak diantar.

Dijemput dan Dirawat

Dalam pernikahan jatuh cinta dan selalu dalam keadaan jatuh cinta adalah kondisi yang harus selalu diusahakan. Begitupun, cinta harus selalu dijemput dan diantarkan dengan segenap ketulusan bila kelak maut memisahkan. Dalam pernikahan, cinta bukanlah sesuatu yang jatuh bagaikan durian runtuh atau menunggu nasib baik yang sedang berpihak.

Karena, dalam berumahtangga, cinta adalah sesuatu yang harus diusahakan dan bila telah hadir, maka keharusan berikutnya adalah merawatnya. Layaknya orang yang tengah mengusahakan, maka yang harus bertindak pertama kali tentu haruslah berasal dari diri kita sendiri.

Cinta akan tumbuh manakala kita berusaha untuk menghadirkan cinta, melalui apa-apa yang kita usahakan. Menjadi pribadi yang layak untuk dicintai tentu adalah pilihan tak dapat ditawar lagi. Bagaimana mungkin kita menjadi pribadi yang layak dicintai, manakala kita tidak dapat menunjukkan betapa berharganya cinta yang kita miliki, sekaligus betapa ruginya bila cinta itu tak disambut oleh pasangan kita.

Bila kondisi seperti inilah yang berusaha kita hadirkan, tentu tak akan ada hati yang tak tergerak menyambut cinta yang kita berikan. Sungguh, cinta adalah keajaiban. Sesuatu yang tak akan dapat hadir dari sejumlah aturan, apalagi daftar panjang hak dan kewajiban. Ia hanya dapat hadir dari sejumlah ketulusan dan akhlaq terbaik yang kita hadirkan. Untuk menjemput satu kunci yang hanya dapat turun melalui berkahNya yaitu karuniaNya agar cinta dapat menjelma selamanya dalam hati kita.

Inilah yang dilakukan oleh Rasulullah selama Beliau menikahi Khadijah ra dan mengarungi kehidupan bersamanya. Rasulullah tak pernah diam untuk mengusahakan agar cinta itu tetap tumbuh dan selalu dalam keadaan jatuh cinta.

Lihatlah betapa indahnya percakapan antara Rasulullah dan Khadijah berikut ini, “Duhai Dinda Khadijah, aku mencintaimu.” Maka Ibunda Khadijah pun menjawab, “Wahai Kakanda akupun mencintaimu bahkan sepuluh kali lipat lebih besar dari cintamu kepadaku.” Rasulullah kembali berkata, “Bagaimana jika cintaku kepadamu juga sepuluh kali lipat?” “Maka cintaku kepadamu akan menjadi seratus kali lipat.”

Subhanallah, indahnya jika pernikahan senantiasa disegarkan dengan kalimat-kalimat romantis seperti ini. Lebay (berlebihan)? Ya, cinta memang selalu lebay. Bila cinta tak lebay, maka mustahil bisa merekatkan dua orang dengan pribadi yang berbeda.

Karena itu, jangan pernah malu untuk mengekspresikan cinta Anda bahkan dengan cara yang paling lebay sekalipun. Seorang suami paling suka diperlakukan dengan cara yang istimewa, begitupun istri paling senang mendengar apa yang dinantikannya.

Tangga ke Surga

Lalu bagaimana jika hubungan kita dengan pasangan terlanjur kian terasa “adem ayem”? Maka pikirkanlah kembali apa yang Anda cari dalam pernikahan. Telaah kembali masak-masak apa yang membuat Anda dan dia bersedia menyatu dalam pernikahan. Bila alasannya adalah karena kecantikannya atau ketampanannya, karena status sosialnya, atau karena kemapanannya maka sudah saatnya Anda mengganti alasan-alasan tersebut menjadi alasan-alasan orang dewasa untuk jatuh cinta.

Sebuah syair Arab menggambarkannya dengan lebih gamblang, “Palingkanlah hatimu pada apa saja yang engkau cintai. Tidaklah kecintaanmu itu kecuali pada cinta pertamamu yaitu Allah Azzawajalla. Berapa banyak tempat tinggal di bumi yang ditempati seseorang. Dan selamanya kerinduannya hanyalah pada tempat tinggalnya yang semula.”

Artinya, begitu banyak alasan seseorang untuk jatuh cinta. Semuanya berujung pada kerinduan seseorang pada sebuah romantisme yang menjadi udara dalam kebersamaan. Nah, bila ini yang kita inginkan, maka kembalilah pada Yang Paling berkuasa atas segala cinta yang ada di dalam dada. Jadikanlah cinta yang masih tersisa dalam hati kita sebagai modal untuk meraih cintaNya dengan cara-cara yang juga dicintaiNya. Salah satunya adalah dengan kembali membangun cinta pada pasangan kita. Sungguh, semuanya adalah untuk Allah, sebagaimana kita pun hidup di dunia ini untuk-Nya.

Sementara itu, surga yang kita impikan pun hanya dapat diraih dengan membangun tangga yang kuat untuk meraihnya. Jalinan yang mengikat anak-anak tangga itu menjadi kuat itulah yang bernama cinta. Karena itu, jangan biarkan anak-anak tangga yang kita persiapkan itu berserak sia-sia hanya karena kita tak mengikatnya dengan cinta yang kokoh. Inilah yang disebut dengan alasan orang dewasa bahkan orang beriman untuk jatuh cinta. Jatuh cinta selalu untuk saling mengantarkan ke surga.

Sebagaimana yang digambarkan dalam ayat 71 surat At-Taubah:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللّهَ وَرَسُولَهُ أُوْلَـئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللّهُ إِنَّ اللّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.”

Kemudian, agar cinta senantiasa merekah dan jatuh cinta menjadi keseharian, nasihat dari istri Auf bin Muhallim Asy-Syibani pada anaknya nampaknya layak untuk sama-sama kita pegang teguh;

“Jadilah engkau orang yang paling mengagungkan dirinya, maka dia akan jadi orang yang memuliakanmu. Jadilah engkau orang yang paling mendukungnya, niscaya ia akan menjadi orang yang setia berada di sisimu. Dan ketahuilah anakku, engkau tidak akan pernah sampai pada apa yang engkau cintai darinya sampai engkau mendahulukan keridaannya atas keridaan dirimu, dan keinginannya atas keinginanmu terhadap segala hal yang engaku senangi dan engkau benci. Semoga Allah memberi kebaikan atasmu dan melindungimu.”

Meski nasihat di atas diperuntukkan istri Auf bin Muhallim Asy-Syibani pada puterinya, alangkah indahnya bila kehendak untuk mengutamakan pasangan atas keinginan diri sendiri menjadi hal yang sama-sama kita perjuangkan. Agar kebagiaan dan cinta ada di hati kita dan juga di hatinya.

*Amiruddin Ahmad,


Selasa, 26 April 2011

PENERIMAAN SANTRI/SISWA BARU 2011




Kami beritahukan bahwa Pondok Pesantren SMP dan SMA Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen.Yang beralamat di Desa Pringan Rt.01/Rw.1, Karangtengah, Sragen.KP : 57263 Telp. 0271 891779.
Bagi Bapak/Ibu yang mau mendaftarkan putra putrinya untuki mencari ILMU AGAMA dan ILMU UMUM. bahwa penerimaan Santri SMP dan SMA Darul Ihsan Muhammadiyah terbatas dalam penerimaan Siswa Baru. maka dari itu untuk segera mendaftarkan Putra/Putrinya.
Sekian.....


MENERIMA SISWA/SANTRI BARU 2011/2012

GELOMBANG I : 28 FEBRUARI s/d 14 MEI 2011
TES GEL I : 14 - 15 MEI 2011

GELOMBANG II : 16 MEI s/d 19 JUNI 2011
TES GEL I : 19 - 20 JUNI 2011

GELOMBANG I DITUTUP JIKA SUDAH MEMENUHI QUOTA.

Syarat - syarat :
1. Biaya Pendaftaran Rp. 100.000
2. Foto Copy Akte Kelahiran 1 Lembar
3. Foto Copy Raport Kls V & VI (SMP) 1 Lembar
Foto Copy Raport Kls III (SMA) 1 Lembar
4. Foto Ukuran 3 x 4 = 5 Lembar
5. Mengisi dan Menyerahkan Formulir Pendaftaran (Dari Panitia)

Materi Test
1. Tertulis
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Matematika
- IPA
- Al-Islam
2. Wawancara

Rabu, 02 Februari 2011

Hidup Ini Singkat

Allah berfirman, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari. Maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.” (Al-Mu’minuun [23] : 112-114)
Ayat di atas merupakan dialog antara Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan orang-orang yang telah meninggalkan kehidupan dunia ini. Di situ digambarkan betapa singkatnya hidup di dunia, tidak lebih dari sehari atau setengah hari. Bahkan lebih singkat dari itu. Tidak peduli kita siap atau tidak, kehidupan ini akan berakhir dengan kematian. Ketika saatnya tiba, tidak seorang pun yang bisa menunda walaupun sesaat.
“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematiannya…” (Al-Munaafiqun [63]: 11)
Kita pasti mati. Tetapi itu bukan akhir dari segalanya. Bahkan inilah awal dari kehidupan yang sesungguhnya, kehidupan yang abadi. Di sana manusia tinggal menerima risiko dari apa yang dilakukannya selama hidup di dunia. Pada akhirnya hanya ada dua pilihan ekstrim, ditempatkan di surga dan merasakan hidup penuh kebahagiaan tanpa batas. Atau sebaliknya, ditempatkan di neraka dan menderita selamanya tanpa batas. Inilah risiko terberat bagi perjalanan hidup manusia. Tidak ada yang lebih berat dari itu.
Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak ada sesuatu yang dialami anak Adam dari apa yang diciptakan Allah lebih berat daripada kematian. Baginya kematian lebih ringan daripada apa yang akan dialaminya sesudahnya.” (Riwayat Ahmad).
Selama di dunia kita mungkin mengalami berbagai kegagalan, tetapi itu hanya sementara. Kalau kita gagal meraih keuntungan hari ini, besok kita masih bisa meraihnya. Kalau kita tidak lulus ujian sekolah, kita bisa memperbaikinya dengan mengikuti ujian perbaikan. Kalau kita tidak naik pangkat tahun ini, tahun depan atau tahun depannya lagi kita bisa mendapatkannya, asalkan ajal belum datang menjemput kita. Tetapi begitu datang kematian, tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki catatan amal kita. Tidak mungkin kita kembali ke dunia walaupun kita sangat menginginkannya.
Sebagian manusia terlena oleh kehidupan dunia ini. Mereka menganggap bahwa hidup itu hanya di dunia ini saja dan kemudian mengisinya dengan sekadar bersenang-senang, makan minum, pesta-pesta, hiburan, musik, film, dan fashion. Menikmati hidup, kata mereka. Mereka tidak menyadari ada kehidupan sesudah mati. Mereka itulah yang akan merasakan penyesalan yang luar biasa ketika tiba saat kematian. “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal saleh untuk hidupku ini.” (Al-Fajr [89]: 24).
Begitulah ucapan orang-orang yang tidak menyangka bahwa mereka akan memasuki kehidupan yang abadi, kehidupan yang sebenarnya. Segala kesenangan yang mereka nikmati di dunia tidak ada artinya dibandingkan penderitaan yang akan mereka tanggung. Mereka akan mendapati kehidupan dari waktu ke waktu dengan segala penderitaan yang tidak akan pernah berakhir.
Butuh Bekal
Hidup ini singkat. Kalau kita mendapatkan kesenangan di dunia, itu adalah kesenangan yang sangat singkat. Kalau kita menderita, itupun sebenarnya penderitaan yang teramat singkat. Sekali lagi, hanya sehari atau setengah hari saja, atau lebih singkat lagi. Sama sekali tidak sebanding dengan yang akan kita alami sesudah kematian.
Hidup adalah sebuah perjalanan. Sebagaimana layaknya orang yang menempuh sebuah perjalanan, kita membutuhkan bekal. Jika perjalanan kita seminggu, maka paling sedikit kita menyiapkan bekal untuk keperluan selama minggu. Tas yang kita bawa berisi pakaian ganti yang harus cukup untuk seminggu. Uang saku di dompet kita juga harus cukup untuk kebutuhan seminggu. Jika kita bepergian selama sebulan tentu bekal dan persiapan kita harus lebih besar lagi.
Perjalanan hidup sesudah mati adalah perjalanan abadi, dan tanpa batas waktu. Bagi orang yang menyadari betapa panjangnya perjalanan itu, tentu akan jauh lebih serius mempersiapkannya. Seluruh waktu dan kesempatan hidup di dunia ini, kita manfaatkan sepenuhnya untuk mengumpulkan bekal menuju kehidupan yang abadi itu. Ia akan pertaruhkan seluruh hidupnya dan apa pun yang dia miliki untuk mendapatkan kehidupan yang baik sesudah kematiannya.
Dalam kehidupan dunia ini mungkin kita pernah kehabisan bekal. Jika demikian, tentu kita akan mengalami berbagai kesulitan dan kesusahan selama perjalanan. Meskipun begitu, kita masih bisa mencari bekal itu sepanjang perjalanan. Tetapi dalam perjalanan hidup sesudah mati, di sana kita tidak mungkin lagi mengumpulkan bekal. Semua harus dicari di dunia ini. Semuanya harus siap sebelum datang kematian.
Apa yang harus dibawa dalam perjalanan itu? Tentu tidak semua yang kita miliki kita bawa. Kita harus pandai-pandai memilih yang bermanfaat. Segala sesuatu yang tidak berguna hanya akan memperberat perjalanan. Di antara yang kita bawa dalam perjalanan hidup, baik di dunia maupun di akhirat, ada yang tidak boleh tertinggal yaitu keimanan, ketakwaan, dan amal saleh kita. Itulah bekal terbaik kita. Allah berfirman:
“…Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa…” (Al-Baqarah [2]: 197)
Ada yang pasti kita tinggalkan ketika kita melanjutkan perjalanan menuju akhirat. Nabi bersabda: “Ada tiga perkara yang mengikuti mayit sesudah wafatnya, yaitu keluarganya, hartanya dan amalnya. Yang dua kembali dan yang satu tinggal bersamanya. Yang pulang kembali adalah keluarga dan hartanya, sedangkan yang tinggal bersamanya adalah amalnya,” (Riwayat Bukhari dan Muslim).
Hadits ini tentu saja tidak mengajarkan kita untuk membenci harta, sebab itu adalah bagian dari bekal untuk hidup di dunia. Juga tidak mengajak kita untuk mengabaikan keluarga dan sesama, sebab tidak mungkin kita hidup di dunia ini tanpa mereka. Secara fisik harta itu memang kita tinggalkan, tetapi nilai amal saleh dari harta itu akan abadi bersama kita. Hal itu hanya bisa terjadi apabila harta itu kita belanjakan di jalan yang diridhai Allah. Demikian juga dengan keluarga dan saudara-saudara kita, jasad mereka memang tidak menyertai kita lagi, tetapi kebaikan yang kita tanamkan dalam interaksi kita di dunia tetap akan menyertai kita. Saudara-saudara seiman itu akan senantiasa mengirimkan doanya untuk kita. Anak-anak yang saleh juga akan senantiasa memberi kebaikan kepada kita. Ilmu yang kita ajarkan kepada sesama juga akan menjadi investasi yang memberi kuntungan yang tidak pernah putus. Semuanya akan menjadi amal saleh.
Hidup ini adalah perjalanan yang singkat. Setiap detik mengantarkan kita semakin dekat dengan batas akhir. Semoga waktu yang teramat singkat ini bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya. *Ponpes Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen*

Rabu, 02 Juni 2010

Antivirus Terbaik di Dunia

Beberapa waktu lalu Av-comparatives mengeluarkan test antivirus tahap ketiga tahun 2009, yang berfokus pada kemampuan scan langsung virus (On-demmand comparative) dengan sample virus/malware sekitar 1.6 juta.

Sample malware sebanyak sekitar 1.6 juta ini mencakup : windows virus, trojan, worm, backdoors dan lainya.

Test tahap ketiga ini di mulai sekitar pertengahan Agustus tahun 2009 lalu, dan hasilnya terakhir di perbarui (di update) sekitar pertengahan September. Meskipun begitu, test ini merupakan test terbaru karena mengikutsertakan beberapa versi antivirus baru, dibanding test sebelumnya. Diantaranya Kaspersky 2010, Avira 9 dan Norton antivirus 2010.

Masing-masing antivirus di update tanggal 10 Agustus 2009, dan selama dilakukan pengetesan, pengaturan dilakukan pada setting tertinggi, kecuali sophos dan F-Secure

Av-comparatives, lembaga independent yang melakukan test berbagai antivirus, kembali mengeluarkan test antivirus tahap ketiga. Dibanding test sebelumnya pada bulan Mei 2009 kemarin, Test kali ini menyertakan banyak antivirus versi baru, seperti Avira 9, Kaspersky 2010, BitDefender 2010, ESET NOD32, Norton Antivirus dan lainnya…

Jumlah sample malware yang digunakan sekitar 1.6 juta, mencakup virus windows, trojan, worm, backdoor/bot, macro virus dan lainnya (dalam artikel ini istilah “virus” mencakup itu semua). Jumlah sebesar ini diambil antara bulan Januari 2009 sampai Agustus 2009.

virus-sample

On-demand Test merupakan test dengan memberikan sample virus, antivirus langsung digunakan untuk menyecan file-file tersebut. Hasilnya dilihat berapa virus yang tidak terdeteksi, waktu scan dan juga kesalahan mendeteksi file bersih lainnya.

Produk antivirus yang disertakan dalam test kali ini adalah sebagai berikut :

* Avast! Professional Edition 4.8.1384
* AVG Anti-Virus 8.5.406
* Avira Antivir Premium 9.0.0.446
* BitDefender Anti-Virus 13.0.13.254
* eScan Anti-Virus 10.0.997.491
* ESET NOD32 Antivirus 4.0.437.0
* F-Secure Anti-Virus 10.00.246
* G DATA Antivirus 20.0.4.9
* Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.463
* Kingsoft Antivirus 2009.08.05.06
* McAfee VirusScan Plus 13.11.02
* Microsoft Live OneCare 2.5.2900.28
* Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.10.02
* Sophos Anti-Virus 7.6.10
* Symantec Norton Anti-Virus 17.0.0.136
* Trustport Antivirus 2.8.0.3017

HASIL TEST

Av-comparative dalam test tahap ketiga ini menggunakan 2 hasil test dalam memberikan rangking/peringkat antivirus, yaitu kemampuan terbaik mendeteksi virus dan jumlah kesalahan mendeteksi file yang bukan virus. Selain itu, kita juga akan melihat perbandingan hasil kecepatan scan berbagai antivirus tersebut.

Hasil Kemampuan Deteksi virus (sample 1.6 juta malware)


av-comparatives-test-result

Jumlah Kesalahan Deteksi


av-comparatives-false-alarm

Kecepatan Scan Antivirus


scan-speed-test

Peringkat dari av-comparatives

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, av-comparatives memberikan peringkat dengan melihat dua hal : Kemampuan mendeteksi dari 1.6 juta sample virus dan jumlah kesalahan mendeteksi file yang bukan virus. Hasilnya adalah sebagai berikut :

av-comparatives-award

Melihat hasil di atas, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hasil on-demand test sebelumnya (Test antivirus Mei 2009). peringkat memampuan deteksi test virus pada 5 besar diatas masih dipegang oleh antivirus yang sama.

Kecepatan scan sebagian produk mengalami peningkatan, terutama adalah Avast Antivirus. Termasuk juga Avira, Norton antivirus, BitDefender, F-secure dan Kaspersky. Sedangkan sebagian mengalami penurunan, terutama adalah Kingsoft, termasuk juga McAfee, ESET NOD32 serta Norman (meskipun relatif kecil). Sedangkan AVG tidak mengalami peningkatan kecepatan pada versi 8.5 ini (AVG versi 9 belum ikut dalam test ini).

SANDIAZ YUDHASMARA

KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

http://korananakindonesia.wordpress.com/

Cara dan Strategi menghilangkan virus komputer

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Cara Kerja

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Jenis-jenis Virus Komputer

Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:

  • Worm – merupakan program yang diam-diam menginstallkan dirinya ke dalam komputer ketika pengguna sedang membuka laman-laman tertentu di Internet.
  • Trojan – merupakan program yang menginjeksikan dirinya ke dalam sebuah program baik-baik, yang mengakibatkan Trojan tersebut aktif di memori ketika program inang tersebut dijalankan oleh pengguna.
  • Hacking – merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
  • Backdoor – merupakan program pencuri data-data pribadi dari user, dan secara diam-diam mengirimkannya kepada sang pembuat virus.
  • Spyware, Malware, dan Adware – merupakan program yang didesain untuk menjejali komputer pengguna dengan promosi-promosi yang mengganggu.
  • Rogue dan Ransomware – merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
  • Virus Telepon Seluler – merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.

Ciri-ciri komputer terkena Virus

Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :
- Komputer berjalan lambat dari normal
- Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
- Perubahan tampilan pada komputer
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Suka muncul pesan atau tulisan aneh
- Komputer hang atau berhenti merespon kita.
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus. dan lain-lain

Contoh bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain :
- Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya)
- Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
- File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.
- File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.

Cara Mengatasi Virus Komputer

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.

Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
2.  C:\WINDOWS\system32\smss.exe
3.  C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
4.  C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
5.  C:\WINDOWS\system32\services.exe
6.  C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
7.  C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe

Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.

  1. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
9.  Windows Registry Editor Version 5.00
10.[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
11."Hidden"=dword:00000000
12."SuperHidden"=dword:00000000
13."ShowSuperHidden"=dword:00000000
14. 
15.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
16."AlternateShell"="Cmd.exe"
17.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
18."AlternateShell"="Cmd.exe"
19.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
20."AlternateShell"="Cmd.exe"
21. 
22.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
23."Shell"="Explorer.exe"
24."Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
25. 
26.[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
27.@="regedit.exe \"%1\""
28. 
29.[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
30.@="\"%1\" %*"
31. 
32.[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
33.@="\"%1\" %*"
34.[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
35.@="\"%1\" %*"
36.[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.

  1. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  2. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  3. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  4. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

Sandiaz Yudhasmara - Audi Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

http://korananakindonesia.wordpress.com/